Senin, 08 Desember 2014

Rica Graduation


                  Pada akhirnya terdengar sebuah berita aneh lagi dari JKT48, bahwa salah satu member yang selama ini dikenal sebagai member yang mampu mematahkan prediksi bururk hampir semua fans dengan mampu mendapatkan posisi 7 di Sousenkyo senbatsu akhirnya lulus juga.

Benar, Rica Leyona akhirnya benar-benar memutuskan untuk lulus dari pekerjaanya sebagai idol di JKT48 yang telah dua tahun dia tekuni dengan bersusah-payah penuh dengan perjuangan dan dukungan habis-habisan dari fansnya.

Pada akhirnya dia benar-benar memenuhi prediksi dan pendapat yang sebelumnya selalu menyelimutinya, tetapi untungnya dia sudah membuktikan bahwa dirinya memang bukan main-main dan serius dengan menjadi urutan 7 di Sousenkyo Senbatsu 2014 kemarin.

Dari info resminya dia akhirnya lulus karena masalah kesehatan, meski menurut ingatan saya sendiri dia memang dari dulunya selalu sakit-sakitan. Jadi kemungkinan besar dia lulus bukan lebih karena masalah kesehatan, melainkan karena dia sudah menyerah.

Untuk fokus tertentu saya menyukai dirinya, karena dia selalu bertahan dan berjuang di bawah bayang-bayang kebanyakan orang dan dia selalu tahu bahwa dia lebih sering disepelekan daripada dihargai, tetapi dia tetap saja berjuang dan akhirnya berhasil.
"Saya rasa banyak fans yang hampir bosan melihat dia berjuang tanpa henti karena tetap tanpa hasil, sampai akhirnya dia masik urutan 7 Sousenkyo Senbatsu tahun 2014 kemarin (Semua terbantahkan saat itu)"
Namun, sejalan juga pada fokus tertentu saya sangat membencinya saat ini, karena dia akhirnya memutuskan berhenti, padahal saya melihat ada sebuah titik tertentu bahwa inilah waktunya dia akan melaju cepat ke atas, tetapi dugaan saya salah lagi bersama Rica.

Fokus saya pada titik tersebut ternyata adalah waktunya dia memutuskan untuk lulus. Sekali lagi saya seperti memasuki dunia perasaan berbeda. Jika sebelumnya saya memasuki dunia perasaan itu karena lulusnya Milenia, maka saat hampir keluar dari perasaan itu, akhirnya lagi-lagi saya dihisap masuk lagi karena Rica.

Serius, ini anak benar-benar diluar prediksi dan harapan saya, karena sekali lagi saya benar-benar berpikir bahwa inilah saatnya, inilah momentum untuk memberikan dukungan kepada dirinya.

Ada sedikit perasaan khusus saja dimana saya melihat dia benar-benar rileks setelah kasus yang menimpanya, dan itu adalah sebuah perasaan yang biasanya merupakan lecutan semangat dan tenaga yang mampu mendobrak.

Blarrr.. ternyata perasaan itu adalah perasaan rileks karena dia sepertinya sudah mempersiapkan waktu kelulusannya. Mirip perasaan seorang yang akan berlibur panjang, sehingga terasa lapang dan kosong.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar